Bentuk dan Konstruksi Rumah Walet yang Benar disukai walet




Superwalet.comKonstruksi Rumah Walet – Secara umum gedung walet atau rumah walet dibangun agak menyerupai gedung besar namun tidak mutlak harus besar juga. Adapun ukuran gedung walet juga bervariasi mulai dari ukuran 4 m x 10 m hingga ukuran 20 m x 30 m. Untuk pilihan laintai yang digunakan dapat disesuaikan dengan budget mislanya hanya dibangun dengan satu lantai atau dua lantai bahkan tiga lantai, selain itu adapula yang 6 lantai dengan tinggi gedung 18 meter, namun dengan tinggi demikian terkadang belum termasuk bubungan atap. Sementara itu untuk ukuran tinggi perlantai ada baiknya jika menggunakan ukuran 3 meter, hal ini bertujuan agar burung walet dapat leluasa terbang didalam gedung.

Baca Juga :

Nah, untuk lebih detail atau lebih rinci mengenai Konstruksi Rumah Walet yang Benar disukai walet bisa anda baca dibawah ini.

Bentuk dan Konstruksi Rumah Walet

  1. Bubungan atap

Sebagian besar orang percaya bahwa kondisi suhu serta kelembapan didalam gedung walet dapat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya bubungan atap. Katanya juga sih, bahwa dengan semakin tingginya bubungan gedung atau rumah walet, maka akan semakin disukai oleh burung walet. Konstruksi Rumah Walet yang benar benar disukai walet yang pertama yakni dengan membuat bubungan walet yang ideal tingginya, atau dibuat semakin tinggi.

Namun kembali lagi sesuai dengan selera anda. Selain itu Info lain yang tidak kalah penting yakni semakin lebar jarak antarbubungan dengan plafon, berarti rongga antarbubungan dengan plafon akan semakin bertambah besar. Dengan demikian, volume udara dalam ruangan juga semakin besar sehingga panas udara tidak sepenuhnya menyinggung plafon.

Rumah setinggi itu tidak boleh tertutup oleh pepohonan tinggi di sekitarnya karena walet hanya mau memasuki rumah yang lubang masuknya bebas dari hambatan. Jika rumah tersebut tertutup oleh hambatan di sekitarnya maka perlu dibangun rumah yang lebih tinggi lagi.




  1. Atap

Atap gedung walet memiliki fungsi untuk mengurangi terik matahari, disamping itu juga berguna untuk mengendalikan suhu maupun kelembapan ruangan ketika malam hari. Oleh karenanya ada baiknya jika atap dibuat dari genting.

Adapun penggunaan Seng sebagai atap, menurut orang tidak baik dipakai untuk atap rumah walet karena mudah terpengaruh oleh suhu udara, namun ada banyak pula kami temui rumah walet menggunakan atap seng dan memiliki banyak burung walet yang bersarang didalamnya. Memang pada dasarnya Suhu dan kelembapan udara dalam ruangan gedung walet yang beratap seng menjadi labil.

Dan untuk penggunaan Atap asbes baiknya lebih tipis daripada genting sehingga peredaman udara di dalam ruang di bawah atap genting lebih baik daripada asbes. Genting yang terbaik adalah genting pres tanah liat. Dengan demikian, atap dari genting mampu menjaga suhu ruang dalam rumah agar tetap stabil dan tidak mudah panas pada siang hari atau terlalu dingin pada malam hari.

  1. Sirip

Konstruksi Rumah Walet  berikutnya yakni pada Sekat-sekat untuk melekatnya sarang sarang burung walet atau biasa disebut dengan sirip. Penggunaan papan sirip sebaiknya dibuat dari kayu yang kuat. Bahan untuk membuat sirip ada baiknya pula berupa bahan yang dapat bertahan lebih lama, tidak mudah dimakan rayap, dan tidak perlu cepat diganti. Sebab Penggantian papan sirip gedung walet yang terlalu sering bisa mengganggu ketenangan walet.

Sekedar info untuk anda, bahwasanya Burung walet dominan menyukai tempat bersarang yang kering serta kasar. Tempat bersarang walet biasanya berupa sirip dari bahan kayu yang telah dipasang di plafon. Supaya kering, papan sirip dapat dijemur beberapa hari atau jika perlu dapat dioven. Tentu tidak semua jenis papan dapat dipakai. Dan yang terpenti burung walet tidak menyukai papan yang masih basah karena bau dan bisa menimbulkan jamur.

Untuk memudahkan burung walet menempel pada papan sirip maka sebaiknya papan sirip tidak diserut, agar teksturnya tetap kasar. Dengan demikian maka burug walet lebih mudah untuk mencengkram sirip kayu yang dipasang. Oh iya, hati hati dalam menerima info yang mengatakan jika ada Banyak orang yang mengundang walet bersarang, papan sirip direndam dalam air yang dicampur kotoran walet serta mengoles papan sirip dengan campuran putih telur itik atau campuran lainnya, namun cara ini masih belum bisa memberi hasil yang maksimal. Ada baiknya papan sirip diberikan parfum atau khusus untuk walet yang banyak dijual oleh teknisi walet.

Ada pula orang yang mencampur kuning telur itik, madu, dan minyak ikan; lalu dioleskan di papan sirip. Konon, baunya khas dan disukai walet sehingga cepat menarik walet untuk bersarang. Namun, pengolesan ke sirip dengan bahan-bahan itu mengundang tikus dan semut.

  1. Dinding

Konstruksi Rumah Walet  – Dinding gedung walet dibuat dengan susunan batu bata yang kedua sisinya diplester dengan semen. Plesteran tidak perlu sampai halus. Ketebalan dinding tembok sekitar 45 cm (dua bata). Selain kondisi bagian dalam gedung sejuk dan lembap, hal ini juga bertujuan sebagai faktor pengaman dari maling yang kadang membobol dinding gedung walet. Gedung walet yang telah selesai dibangun bisa segera difungsikan untuk memanggil kehadiran walet. Bau semen gedung baru kadang menjadi masalah bagi walet, namun menurut sebagian orang katanya tidak masalah. Namun demikian, sebaiknya rumah walet dibilas terlebih dahulu. Konstruksi Rumah Walet yang benar disukai walet, semoga bermanfaat.

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet1

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet 2

 

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet 3

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet4

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet Sirip

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet sirip 2

Konstruksi Rumah Walet

Konstruksi Rumah Walet 7




Bentuk dan Konstruksi Rumah Walet yang Benar disukai walet | tadisangka | 4.5